Ranah.id — Tim SAR gabungan menyisir area sekitar 11 kilometer untuk mencari korban banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026). Memasuki hari ketiga pencarian, satu orang masih belum ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Abdul Malik mengatakan, pencarian hari ketiga dimulai pukul 07.00 WIB dan dibagi menjadi empat sektor.
“Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian dengan area pencarian lebih kurang 11 kilometer dengan dibagi menjadi 4 SRU pada 4 sektor,” kata Abdul Malik dalam laporan perkembangan operasi SAR, Rabu.
Pencarian dilakukan hingga pukul 18.00 WIB. Namun, hasil pencarian hari ketiga nihil. Operasi SAR kemudian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan Kamis (24/9/2026) pukul 07.00 WIB.
Satu orang yang masih dicari yakni Agusra (59), warga Jorong Pasar Usang Lubuk, Nagari Koto Gadang Guguak, Kabupaten Solok. Sementara Daffi Arrahman (21) dilaporkan meninggal dunia.
Operasi SAR melibatkan 639 personel dari berbagai unsur, termasuk Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, Damkar, tenaga kesehatan, relawan, dan masyarakat. Tim juga menggunakan sejumlah peralatan pendukung, di antaranya ekskavator dan drone termal.
Banjir bandang terjadi pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB setelah hujan lebat mengguyur wilayah Kabupaten Solok sejak pukul 18.00 WIB. (fru)









