HeadlinePaco-Paco

Saat Jadi Bupati, Gamawan Fauzi Bikin Album Pop Minang untuk Pendidikan Solok

×

Saat Jadi Bupati, Gamawan Fauzi Bikin Album Pop Minang untuk Pendidikan Solok

Sebarkan artikel ini
Gamawan Fauzi. (Foto utama: Wikimedia Commons)

Ranah.id – Pada 10 Desember 1997, sekelompok sastrawan bertandang menemui Gamawan Fauzi. Bupati Solok itu menyambut mereka dengan ramah.

Saat itu, Gamawan telah lebih dari dua tahun memimpin Kabupaten Solok. Ia dikenal sebagai pemimpin yang “panjang akal” dalam memajukan pendidikan di daerahnya.

Di hadapan para sastrawan itu, Gamawan bercerita tentang pengalamannya masuk dapur rekaman dan menyanyikan lagu-lagu pop Minang.

Seperti diberitakan Analisa, 11 Januari 1998, hal tersebut berkaitan dengan upayanya membantu pendidikan anak-anak Solok.

Masuk Dapur Rekaman demi Pendidikan

Usai dilantik sebagai Bupati Solok pada 1995, Gamawan mendapati banyak anak di daerah yang dipimpinnya tidak bisa bersekolah karena terkendala biaya.

Sementara itu, APBD Kabupaten Solok terbatas. Pemerintah daerah (Pemda) tidak bisa hanya mengandalkan anggaran tersebut untuk mengatasi persoalan pendidikan.

Baca Juga  Perempuan Minangkabau: Dari Rumah Gadang ke Ruang Publik

Maka, dicobalah cara lain. Lewat keahlian olah vokalnya, Gamawan berupaya menghimpun dana pendidikan dengan menyanyikan lagu-lagu Minang. Ia masuk dapur rekaman.

Kaset-kaset lagunya kemudian dipasarkan. Tak disangka, album lagu Minang itu pun laku keras. Peredaran kaset lagunya tidak hanya menjangkau Kabupaten Solok, tetapi juga berbagai daerah di Sumatera Barat (Sumbar).

Analisa, 15 Januari 1998 memberitakan, album pertama Gamawan terjual hingga 15.000 kopi. Sebagaimana tujuannya semula, uang hasil penjualan kaset itu tidak masuk ke kantong pribadi Gamawan.

Dana tersebut dikelola oleh Yayasan Pembinaan dan Pengembangan Pendidikan Solok Nan Indah, yang didirikan Pemda Solok.

Baca Juga  Terjaring Razia Berak di Pantai Pariaman, Warga Disidang

Dana Abadi Pendidikan Kabupaten Solok

Untuk mengatasi persoalan pendidikan di Kabupaten Solok, Gamawan memiliki program Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA).

Untuk menunjang program tersebut, Pemda setempat menghimpun dana abadi pendidikan dari berbagai sumber, termasuk hasil penjualan album pop Minang Gamawan.

Saat itu, Pemda Tingkat II Kabupaten Solok telah berhasil menghimpun dana abadi Rp260 juta.

Dari jumlah tersebut, Rp100 juta berasal dari sumbangan investor, sedangkan Rp87 juta merupakan hasil penjualan kaset lagu-lagu rekaman Gamawan. Sisanya berasal dari sumbangan berbagai pihak dan instansi di Sumbar.

“Bunga simpanan dari dana sebesar Rp260 juta yang sudah ada tersebut hanya dapat untuk membiayai anak asuh setara 600 anak sekolah dasar (SD),” ujar Gamawan seperti dikutip dari Analisa.

Pihaknya pun menargetkan untuk membiayai anak asuh lebih banyak lagi. Targetnya total Rp500 juta terhimpun untuk dana abadi pendidikan Solok.

Baca Juga  Goegoek Pandan: Sebuah Syair dari Nan Sati Tahun 1938

Untuk mewujudkannya, Gamawan merilis album keduanya bertajuk Jantuang Hati Denai. Album itu rencananya dilelang dalam sejumlah acara. Hasilnya diharapkan dapat menambah dana abadi pendidikan Solok hingga mencapai target Rp500 juta.

Gamawan memang bupati yang “panjang akal”. Ia kemudian terpilih kembali sebagai Bupati Solok untuk periode kedua. Karier politiknya berlanjut setelah terpilih menjadi Gubernur Sumbar periode 2005-2009, dan Menteri Dalam Negeri periode 2009-2014.(fru)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *