Ranah.id —Sebanyak 100 orang generasi muda di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mengikuti pelatihan alua pasambahan yang digelar anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi PKS, H. Mulyadi Muslim, Lc., M.A. Dt. Said Marajo Nan Putiah, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan bertajuk Pelatihan Alua Pasambahan Generasi Muda se-Kecamatan Koto Tangah tersebut merupakan bagian dari Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kota Padang tahun 2026.
Mulyadi mengatakan, pengenalan alua pasambahan kepada generasi muda penting untuk menjaga nilai-nilai adat Minangkabau.
“Agar adik-adik mendapat wawasan. Kita orang Minang tidak bisa lepas dari identitas orang Minang, apalagi kita adalah muslim. Kuncinya adalah adat dan syarak,” ujarnya.
Menurutnya, alua pasambahan tidak hanya berkaitan dengan penghulu atau pemangku adat. Nilai yang terkandung di dalamnya juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Alua pasambahan itu bukan urusannya dengan penghulu saja, tapi kita semua orang Minang,” katanya.
Ia mencontohkan penerapan nilai tersebut dalam hal sederhana, seperti menghormati guru dan menawarkan makan kepada orang yang datang.
“Misal nampak guru lewat, kita tawari makan. Ada adab sopan dan santun, itulah alua pasambahan. Kalau mau yang lebih panjang, bisa mempelajari pepatah petitih,” ujarnya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta juga mempelajari adat dan syarak di Minangkabau serta sumbang duo baleh. Peserta kemudian mempraktikkan alua pasambahan pada akhir kegiatan.
Mulyadi berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada pengenalan, tetapi dapat membantu generasi muda memahami dan menerapkan nilai-nilai adat dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini difasilitasi Brilliant Learning & Training Center. (fru)








