Berita

Generasi Muda Koto Tangah Padang Ikuti Pelatihan Alua Pasambahan, Digelar Mulyadi Muslim Lewat Pokir

×

Generasi Muda Koto Tangah Padang Ikuti Pelatihan Alua Pasambahan, Digelar Mulyadi Muslim Lewat Pokir

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kota Padang, Mulyadi Muslim memberikan materi dalam Pelatihan Alua Pasambahan Generasi Muda se-Kecamatan Koto Tangah, Padang, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Istimewa)

Ranah.id —Sebanyak 100 orang generasi muda di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mengikuti pelatihan alua pasambahan yang digelar anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi PKS, H. Mulyadi Muslim, Lc., M.A. Dt. Said Marajo Nan Putiah, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan bertajuk Pelatihan Alua Pasambahan Generasi Muda se-Kecamatan Koto Tangah tersebut merupakan bagian dari Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kota Padang tahun 2026.

Mulyadi mengatakan, pengenalan alua pasambahan kepada generasi muda penting untuk menjaga nilai-nilai adat Minangkabau.

“Agar adik-adik mendapat wawasan. Kita orang Minang tidak bisa lepas dari identitas orang Minang, apalagi kita adalah muslim. Kuncinya adalah adat dan syarak,” ujarnya.

Baca Juga  Momentum HUT Ke-81 RI, KA Pariaman Ekspres Layani 19.702 Penumpang

Menurutnya, alua pasambahan tidak hanya berkaitan dengan penghulu atau pemangku adat. Nilai yang terkandung di dalamnya juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Alua pasambahan itu bukan urusannya dengan penghulu saja, tapi kita semua orang Minang,” katanya.

Ia mencontohkan penerapan nilai tersebut dalam hal sederhana, seperti menghormati guru dan menawarkan makan kepada orang yang datang.

“Misal nampak guru lewat, kita tawari makan. Ada adab sopan dan santun, itulah alua pasambahan. Kalau mau yang lebih panjang, bisa mempelajari pepatah petitih,” ujarnya.

Baca Juga  Renungan Suci HUT RI, Gubernur Mahyeldi: Pengorbanan Pahlawan Harus Jadi Teladan

Dalam pelatihan tersebut, peserta juga mempelajari adat dan syarak di Minangkabau serta sumbang duo baleh. Peserta kemudian mempraktikkan alua pasambahan pada akhir kegiatan.

Mulyadi berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada pengenalan, tetapi dapat membantu generasi muda memahami dan menerapkan nilai-nilai adat dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini difasilitasi Brilliant Learning & Training Center. (fru)