Berita

Fauzi, Jurnalis Haluan Terpilih Pimpin Himaster Ilmu Komunikasi Unand

×

Fauzi, Jurnalis Haluan Terpilih Pimpin Himaster Ilmu Komunikasi Unand

Sebarkan artikel ini
Fauzi, Jurnalis Haluan (kanan). (Foto: Istimewa)

Ranah.id – Jurnalis Harian Haluan sekaligus Sekretaris Jenderal Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Wilayah Sumatera Barat (Sumbar), Fauzi, terpilih sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi (Himaster IKOM) Universitas Andalas (Unand) periode 2026-2027.

Fauzi terpilih bersama Anggota DPRD Sumbar, Zulkenedi Said yang dipercaya sebagai Wakil Ketua dalam Musyawarah Besar (Mubes) II Himaster IKOM Unand 2026 yang digelar di Kampus 2 Jati, Pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unand, Senin (7/9/2026). Fauzi menggantikan Rahman Karim, M.I.Kom yang memimpin Himaster IKOM Unand periode 2025-2026.

Usai menerima amanah tersebut, Fauzi mengatakan kepengurusan baru tidak ingin berhenti pada rutinitas organisasi. Ia mendorong Himaster IKOM Unand menjadi ruang yang menghasilkan kontribusi lebih luas, terutama melalui riset, dokumentasi, publikasi, serta keterlibatan mahasiswa di tengah masyarakat.

Baca Juga  Ribuan Kendaraan ASN di Sumbar Belum Bayar Pajak, Ada yang Dijual tapi Belum Balik Nama

Menurut dia, menjadi mahasiswa magister komunikasi bukan semata-mata tentang meraih gelar akademik. Lebih dari itu, mahasiswa di tingkat magister memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan ilmu yang diperoleh agar bermanfaat bagi masyarakat.

“Pada akhirnya kita sadar bahwa tidaklah berguna semua ilmu yang kita pelajari jika tidak pernah digunakan untuk membantu menyelesaikan persoalan politik, dan sosial kemasyarakatan yang terjadi,” ujar Fauzi.

Ia mengatakan, salah satu kekuatan yang dimiliki Himaster Komunikasi Unand adalah jejak intelektual yang ditinggalkan para senior dan alumni. Menurut dia, pengetahuan tersebut perlu dihimpun, diarsipkan, dan dipublikasikan secara berkelanjutan.

“Data-data penelitian bertahun-tahun dari senior-senior dan alumni komunikasi UNAND, berikut idealisasi risetnya, mungkin ke depan akan kita pertahankan secara arsip, dokumentasi, dan publikasinya,” kata Fauzi.

Ia berharap pengalaman dan hasil penelitian generasi sebelumnya tidak berhenti sebagai tumpukan tesis dan jurnal. Menurut dia, dokumen akademik tersebut dapat menjadi konsep dan landasan ilmiah dalam proses pengambilan kebijakan sosial dan ekonomi di Sumbar.

Baca Juga  KAI Buka Rekrutmen 2026, Ini Jadwal dan Formasinya

Fauzi juga menyadari kepengurusan baru masih berada pada tahap membangun fondasi organisasi. Karena itu, ia mengajak seluruh anggota Himaster IKOM Unand membangun organisasi secara bersama-sama, termasuk memperkuat perangkat organisasi dan administrasi.

“Kalau teman-teman mau bersama, saya rasa dalam waktu enam bulan itu kita akan bisa berusaha membangun fondasi di depan dan menjadi bekal bagi penerus pengurusan selanjutnya,” sebutnya.

Ia berharap kepemimpinannya dapat meninggalkan sesuatu yang bermanfaat bagi mahasiswa dan pengurus berikutnya.

“Semoga amanah ini bisa kita jalankan sebaik mungkin. Mari kita satukan langkah, visi dan pemikiran untukmembangun Himaster IKOM UNAND ini ke depannya,” tuturnya.

Baca Juga  Ketua DWP Sumbar Raih Gelar Doktor, Kembangkan Edukasi Gigi Anak Berbasis Website

Ketua Himaster IKOM Unand demisioner periode 2025-2026, Rahman Karim, menyampaikan selamat atas terpilihnya Fauzi sebagai ketua baru.Ia berharap kepengurusan baru dapat memberikan kontribusi terbaik selama masa kepemimpinannya.

“Selamat kepada Fauzi yang telah mengemban amanah baru sebagai Ketua Himaster IKOM periode 2026-2027. Semoga bisa memberikan kontribusi terbaik dalam periode kepemimpinan yang relatif singkat ini,” ujar Rahman.

Rahman juga membuka peluang untuk melanjutkan sejumlah kegiatan kolaboratif yang sebelumnya telah berjalan bersama Himaster IKOM Unand.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan di bawah kepemimpinan Fauzi.Dengan kepemimpinan baru tersebut, Himaster IKOM Unand diharapkan tidak hanya menjadi ruang konsolidasi mahasiswa magister, tetapi juga berkembang sebagai wadah penguatan riset, publikasi, dan kontribusi keilmuan komunikasi bagi masyarakat. (fru)