Berita

Bantuan Rendang untuk NTT, Pemprov Sumbar Targetkan 1 Ton

×

Bantuan Rendang untuk NTT, Pemprov Sumbar Targetkan 1 Ton

Sebarkan artikel ini
Rendang. (Foto: Pexels/Wahyu Prabowo)

Ranah.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) menghimpun bantuan rendang dari Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan penghimpunan bantuan tersebut telah berlangsung beberapa hari dan masih terus dilakukan. Bantuan akan dikirim setelah jumlahnya mencukupi, dengan target minimal 1 ton.

“Kita masih dalam proses penghimpunan. Setelah terkumpul cukup banyak, baru akan kita kirim ke daerah terdampak bencana di NTT. Insya Allah dalam waktu dekat segera kita kirim. Target kita, bantuan ini bisa terkumpul minimal satu ton,” ujar Mahyeldi di Padang, Kamis (20/8/2026).

Baca Juga  Renungan Suci HUT RI, Gubernur Mahyeldi: Pengorbanan Pahlawan Harus Jadi Teladan

Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Sumbar, Medi Iswandi mengatakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar ditunjuk sebagai penanggung jawab penghimpunan dan penyaluran bantuan.

“Saat ini, proses penghimpunan masih berlangsung dan jumlah sementara sudah mencapai ratusan kilogram dari target satu ton,” ujarnya.

Selain dari ASN, Pemprov Sumbar juga membuka kesempatan bagi masyarakat dan pihak lain yang ingin turut memberikan bantuan. Donasi rendang dapat disalurkan melalui posko penghimpunan di Kantor BPBD Sumbar untuk kemudian didistribusikan bersama bantuan dari Pemprov Sumbar.

Baca Juga  Momentum HUT Ke-81 RI, KA Pariaman Ekspres Layani 19.702 Penumpang

“Kami menyambut baik dan dengan senang hati akan membantu menyalurkan donasi dari masyarakat. Imbauan Pak Gubernur untuk berdonasi tidak hanya ditujukan kepada ASN, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum,” jelasnya.

Medi mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas Sumbar kepada masyarakat NTT. Menurut dia, pengalaman saat Sumbar menghadapi bencana menunjukkan bahwa dukungan dari berbagai pihak sangat membantu masyarakat terdampak.

“Dukungan dari para donatur saat Sumbar dilanda bencana sangat membantu meringankan beban masyarakat. Karena itu, ketika daerah lain mengalami musibah, sudah sepatutnya kita juga hadir dan membantu sesuai dengan kemampuan yang kita miliki,” katanya.

Baca Juga  Gubernur Mahyeldi Ajak ASN Jadikan HUT RI Momentum Perkuat Pelayanan dan Kepemimpinan

Rendang dipilih karena dinilai sesuai untuk kondisi kebencanaan. Makanan khas Minangkabau tersebut dapat langsung dikonsumsi dan tidak membutuhkan proses pengolahan yang rumit. Selain itu, rendang juga relatif tahan lama.

“Masyarakat yang terdampak bencana pasti berada dalam kondisi serba terbatas, baik dari sisi logistik maupun peralatan memasak. Itu salah satu alasan kenapa rendang yang kita pilih sebagai bentuk bantuan. Selain bisa langsung dikonsumsi, rendang juga tahan lama dan merupakan makanan khas kita di Minangkabau,” jelasnya. (fru)