Ranah.id— PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (Sumbar) bersama Polda Sumbar memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi aksi terorisme di transportasi kereta api melalui latihan gabungan di Stasiun Padang, Kamis (1/10/2026).
Latihan tersebut digelar untuk menguji kesiapan personel sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menangani gangguan keamanan di area stasiun maupun perjalanan kereta api.
Kegiatan dihadiri Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab, Karo Ops Polda Sumbar Kombespol Dessy Ismail, Dansat Brimob Polda Sumbar Kombespol Lukman Syafri, Kabidhumas Polda Sumbar Kombespol Susmelawati Rosya, Kapolresta Padang Kombespol Apri Wibowo, serta jajaran KAI dan Polda Sumbar.
Simulasi meliputi sejumlah tahapan penanganan situasi darurat, mulai dari pelaporan dan koordinasi awal, pengamanan lokasi, pengendalian situasi, hingga evakuasi pelanggan dari area terdampak.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, latihan bersama tersebut penting untuk menyamakan pemahaman dan memastikan setiap unsur mengetahui tugas serta tanggung jawab masing-masing.
“Kegiatan seperti ini menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan personel, prosedur, serta mekanisme koordinasi dalam menghadapi situasi darurat. Dengan latihan bersama, setiap unsur dapat memahami peran dan tanggung jawab masing-masing sehingga respons dapat dilakukan secara cepat, tepat, terukur, dan terkoordinasi,” ujar Reza.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Sumbar, Kombespol Susmelawati Rosya mengapresiasi dukungan KAI dalam pelaksanaan latihan, termasuk penyediaan lokasi, sarana, dan dua gerbong kereta api yang digunakan dalam skenario simulasi.
Menurut Susmelawati, keamanan transportasi publik membutuhkan sinergi antara aparat keamanan, operator transportasi, dan pemangku kepentingan lainnya.
“Keamanan dan keselamatan masyarakat, khususnya di sarana transportasi publik, merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi dan kolaborasi seperti yang dilakukan bersama KAI perlu terus diperkuat,” ujar Susmelawati.
Melalui latihan tersebut, KAI dan Polda Sumbar juga melakukan evaluasi terhadap kesiapan prosedur dan koordinasi dalam menghadapi kondisi darurat.
KAI Divre II Sumbar menyatakan akan terus memperkuat kesiapan operasional, kompetensi personel, prosedur keselamatan, serta koordinasi dengan stakeholder untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pelanggan. (fru)












