Yang Harus Diwaspadai Dari Kasus Orang Gila Menyerang Pemuka Agama

Kasus kemunculan orang gila yang berusaha membunuh ulama muncul beberapa waktu belakangan. Awal kasus ini dimulai dengan penyerangan terhadap ulama di Jawa Barat.

Cerita kemudian berkembang dengan berbagai kasus lain yang dilakukan oleh orang "diduga" gila terhadap berbagai ulama. Sebagian cerita itu kemudian hoax yang tidak terbukti kebenarannnya.

Sementara di Yogyakarta beberapa hari yang lalu terjadi penyerangan terhadap jemaat gereja yang tengah beribadah. Pelaku pun diduga mengalami kelainan jiwa.

Yang harus dicermati dari kasus ini : Menjadikan orang gila sebagai instrumen politik merupakan repetisi dari strategi yang sama di awal millenium ketika isu dukun santet dan kemudian kolor ijo menghancurkan kepercayaan di antara sesama anggota masyarakat. Ujung-ujungnya adalah konflik horizontal tanpa ujung dan pangkal. 

Apa yang harus dilakukan : Masyarakat tidak boleh terpancing apalagi main hakim sendiri. Dan sedapat mungkin menahan diri untuk tidak termakan apalagi menyebarkan hoax terkait masalah ini. Setiap kejadian harus diselesaikan secara lokal agar tidak jadi senjata untuk menghancurkan kepercayaan di tingkat bangsa. Kita tentu sudah belajar berapa nyawa yang harus meregang akibat isu dukun santet di awal milenium.