Ranah

Luar Biasa !

“Luar biasa”, ungkapan yang sering digunakan untuk sekadar memuji dan mengapresiasi, tapi lebih sering digunakan untuk basa-basi belaka. Sehingga banyak orang, yang sedikit-sedikit bilang “Luar biasa” ketika mengomentari status media sosial teman-temannya.

Bila ada orang yang upload foto dengan pejabat di Facebook misalnya, pasti ada yang berkomentar, “Luar biasa”.

Bila ada yang upload foto dengan mobil baru, pacar baru, istri baru, jabatan baru bahkan mantan baru, ungkapan “luar biasa” pasti ada di laman komentar. Bahkan foto dengan artis atau foto di tempat makanpun, akan dikomentari sebagai pekerjaan luar biasa.

Tentu saja, bagi saya, fenomena ini aneh. karena menganggap segala sesuatu pekerjaan luar biasa. Apanya yang luar biasa coba? Kalau hanya foto bareng pejabat, istri baru, baju baru, artis atau orang yang lagi terkenal,.karena banyak orang telah dan bisa melakukan itu.

Makna luar biasa itu apa?

Saya lebih sepakat dengan makna “luar biasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Dalam KBBI ‘luar biasa’ diartikan tidak sama dengan yang lain, bahasa lainnya tak ada duanya.

Makna ungkapan ini, tentu populer dalam defenisi mukjizat, karamah dan lain lain. Dulu kalau ada guru bertanya, apa itu mukjizat atau apa itu karamah? Jawabannya sudah pasti harus diawali dengan kalimat “peristiwa luar biasa yang…dan seterusnya”.

Jadi, apa yang disebut sebagai ‘luar biasa’ di laman komentar orang-orang yang upload foto lagi di hotel, turun pesawat, tempat wisata, foto bersama pejabat kecil dan besar, sama sekali bukan sesuatu yang luar biasa. Paling tidak, bagi saya. Alasannya, ya karena semua orang bisa dan telah melakukannya.

Lalu apa yang luar biasa menurut saya? Kiranya, yang luar biasa itu penemuan pesawat oleh Habibie, atau penulisan Tafsir Al-Azhar oleh Hamka dan Tafsir Al-Misbah oleh Quraish Shihab.

Dan sampai sekarang, banyak yang saya temui sebagai hal biasa saja. Bagaimana dengan pemutaran Film G 30 S di akhir September? Ya, biasa saja.

Bagaimana dengan konflik antar lembaga negara yang berada di bawah Wiranto, TNI, Konflik DPR vs KPK? Dalam politik hal itu, biasa saja.

Bagaimana dengan hoax di beranda media sosial? Masyarakat sudah menganggapnya sebagai hal biasa, ya biasa saja.

Setelah saya pikir-pikir, selama September ini, mungkin hanya Papa yang luar biasa. Karena sakitnya langsung kambuh ketika dipanggil KPK dan langsung sehat ketika menang praperadilan.

Hanya papa yang bisa melakukannya. Ini benar-benar tak ada duanya. Luar biasa!

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Scroll Up