Ranah
Featured Video Play Icon

Lebensraum Damai Ala Djuanda Melipatgandakan Wilayah Republik Indonesia

Lebensraum yang secara harfiah berarti ruang hidup adalah dalih yang digunakan oleh Hitler untuk menaklukkan negara-negara di Eropa. Penduduk Jerman yang berjumlah lebih dari 80 juta jiwa pada masa Reich ke-3 jumlahnya jauh di atas penduduk negara-negara Eropa lainnya. Hitler butuh ruang lebih karena itu penaklukan jadi penting.

Ruang hidup yang akan diciptakan oleh Hitler itu ongkosnya sangat mahal. Selama lebih dari 6 tahun perang berkecamuk di Eropa. Puluhan juta orang tewas. Puluhan juta lainnya terusir dari kampung halaman. Di ujung peperangan Jerman justru banyak kehilangan wilayahnya. Lebensraum jadi tragedi dunia.

Perdana Menteri Djuanda Kartawidjaja tentu tidak sepaham dengan Hitler. Dia belum sempat memikirkan politik yang agresif dan ekspansionis. Tetapi Indonesia butuh ruang hidup yang menyatukan setiap tanah dan air di republik ini. Sebelum tahun 1957 itu, laut jadi pemisah bukan pemersatu bangsa.

Dalam hukum peninggalan Hindia Belanda pulau-pulau di wilayah Nusantara dipisahkan oleh laut di sekelilingnya. Masing pulau itu hanya memiliki laut sejauh 3 mil dari garis pantai. Di luar itu jadi perairan internasional. Untuk mencapai satu pulau ke pulau lainnya di wilayah Indonesia harus melewati perairan internasional.

Pokok perjuangan Deklarasi Djuanda yang dicetuskan pada tanggal 13 Desember 1957 tersebut adalah pengakuan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan. Batas laut Indonesia ditentukan dari batas pantai pulau terluar.  Otomatis dengan pengakuan tersebut laut antar pulau akan menjadi wilayah teritorial Indonesia.

25 tahun kemudian Deklarasi Djuanda diakui oleh PBB lewat konvensi hukum laut UNCLOS yang menetapkan Indonesia sebagai negara kepulauan. Tidak ada lagi laut internasional antar pulau. Batas laut teritorial sepanjang 12 mil dari pantai pulau terluar. Zona ekonomi eksklusif sejauh 200 mil. Dan untuk pelayaran internasional Indonesia menyediakan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI)

Lewat cara damai Deklarasi Djuanda menciptakan Lebensraum untuk Indonesia. Luas wilayah Indonesia bertambah  2.027.087 km² menjadi 5.193.250 km². Perjuangan Djuanda membuat Indonesia 2,5 kali lipat lebih luas.

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Scroll Up