Ranah
Featured Video Play Icon

Keutamaan Puasa Bulan Dzulhijjah

Rabu, 23 Agustus Kemarin, pemerintah menetapkan 1 Djulhijah 1438 Hijriah. Ini menjadi acumen bagi umat Islam di Indonesia untuk menentukan puasa Djulhijah dan puasa Arafah.

Puasa Arafah dilakukan sebelum idul Adha yakni pada 9 Djulhijah, sementara puasa Djulhijah dilakukan pada 10 hari pertama bulan Djulhijah sebagai yang utamanya.

Sebagai hari raya terbesar umat Islam, Rasulullah Muhammad SAW, menyebut bahwa orang-orang beriman yang melakukan kebaikan di aval bulan Dzulhijah diganjar pahala yang berlipat oleh Allah SWT.

Imam Bukhari mencatat dalam kitab hadistnya bahwa Nabi Muhammad SAW menganjurkan puasa, sebab Allah akan mengampuni dosa orang yang berpuasa di awal bulan Djulhijah dan memberikan berkah sepanjang tahun.

Bahkan, puasa Djulhijah menurut Nabi, membuat peluang untuk diampuninya dosa-dosa para orang beriman pada tahun sebelumnya dan tahun berikutnya.

Sementara di hadist lainnya, Rasulullah SAW menyebut bahwa pahalanya serupa dengan 10 hari terakhir bulan Ramadhan, yang di antaranya ada malam lailatul qadar.

Tak tanya itu, puasa Djulhijah serupa dengan perjuangan mujahid di medan perang. Jika meningggal dunia saat menjalakan puasa Djulhijah, maka Nabi Muhammad SAW menyebut, pahalanya sétara dengan mukmin yang mati syahid.

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Scroll Up