Ranah
Featured Video Play Icon

Kereta Cepat Berjalan Di Jalur Lambat?

Sejak dimulainya pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung Januari 2016, proyek itu mendapatkan banyak tantangan. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), konsorsium yang dibentuk bekerja sama dengan China, awalnya tidak mendapat kata sepakat dari Kementrian Perhubungan yang saat itu dijabat oleh Ignatius Jonan. Keengganan Jonan itu terlihat berlarut-larutnya ijin yang dikeluarkan.

Tantangan lain muncul. Rute pendek Jakarta Bandung dianggap tidak logis untuk kereta cepat. Biaya pembanguan 5,5 Milyar juga terasa mahal. Belum lagi termasuk masalah dampak lingkungan dengan potensi longsoran tanah yang mengancam kawasan penduduk yang dilalui oleh lintasan kereta.

Dukungan dari Kemenhub secara penuh baru keluar bulan Agustus 2016. Kurang dari satu bulan setelah Jonan dicopot sebagai menteri perhubungan. Sejak September proyek itu mulai berjalan dan masih terkendala beberapa masalah.

Sekarang Jonan kembali dipanggil jadi menteri tetapi pada pos Energi dan Sumber Daya Mineral. Akankah kereta cepat tetap berjalan di jalur lambat?

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Scroll Up